Budayakan Menabung, Masa Depan Terjamin

Minggu, 21 Februari 2010

DENGAN menabung maka masa depan akan terjamin secara finansial. Untuk itu, gerakan menabung ini terus digalakkan hingga ke masyarakat tingkat bawah. Bahkan mereka diberikan kemudahan dalam mewujudkan upaya agar mereka mau menabung di bank.


Gubernur Riau HM Rusli Zainal menyatakan bahwa menggerakkan masyarakat untuk gemar menabung ini harus dilakukan secara persuasif karna ini merupakan gerakan edukatif yang pada muaranya akan mampu mewujudkan masa depan mereka dan juga Riau pada umumnya lebih baik dan meningkat.

Hal ini diungkapkan Gubri, saat melaunching TabunganKu yang digelar gabungan bank-bank yang ada di Riau yang jumlahnya mencapai 30 bank pemerintah dan swasta, ditambah 910 Bank Per-kreditan Rakyat, di sepanjang Jalan Gajah Mada Pekanbaru, Ahad (21/2).

Ditegaskan Gubri, ketahanan ekonomi daerah juga akan dipengaruhi oleh keberhasilan usaha menabung masyarakat ini. ‘’Seperti data yang ada tadi, andaikan saja setengah dari penduduk Riau ini yang jumlahnya 5,2 juta jiwa menabung di bank tepatnya di TabunganKu yang ada disemua bank, dengan minimal setoran, maka akan dapat dihimpun dana setiap bulannya sekitar Rp40 miliar. Setahun bisa mencapai Rp480 miliar. Dan itu akan berkembang terus,’’ ungkap Gubri.

Ditambahkan Gubri, dengan sistem memudahkan masyarakat dalam menabung di seluruh bank yang ada di TabunganKu ini, bahkan tanpa dikenakan biaya apapun, termasuk administrasi setiap bulannya, maka masyarakat akan mampu menjadi salah satu penggerak atau motor lancarnya pere-konomian di Riau ini.

‘’Saya menghimbau seluruh masyarakat Riau untuk memanfaatkan kemudahan yang diberikan bank-bank dan BI ini. Dengan sistem seperti ini, saya yakin masyarakat akan mendapatkan keuntungan yang tidak membebani,’’ ujarnya.

Tak Miliki Rekening
Pimpinan Bank Indonesia Pekanbaru, Wiyoto di kesempatan yang sama mengungkapkan, data terakhir yang ada di Bank Indonesia, sekitar 80 juta lebih masya-rakat Indonesia dewasa tidak memiliki rekening di bank.

Menurutnya, gerakan ini bertujuan untuk menghimpun sumber pendanaan potensial yang ada di tengah masyarakat menengah ke bawah selama ini. Selama ini, pihak bank belum maksimal melakukan upaya menarik masya-rakat untuk menabung di bank. faktor kendala yang dihadapi bila mengajak masyarakat menengah ke bawah menabung di bank selalu pada tingginya biaya administrasi yang kadang melebih suku bunga yang mereka dapatkan setiap bulannya.

Untuk itu, dengan pencanangan gerakan Ayo Menabung ini, dengan persyaratan setoran awal dan saldo minimal hanya Rp20 ribu dan setoran selanjutnya minimal Rp10 ribu, maka dapat diyakini, program ini akan sampai dan menyentuh langsung masyarakata menengah ke bawah, petani, pedagang kecil, pedagang kaki lima, dan lainnya.

Selain itu, dengan lebih memudahkan masayrakat menengah ke bawah ini berurusan dengan pihak bank, maka hal itu akan memudahkan proses kredit dari bank untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

TabunganKu ini diperuntukan untuk perseorangan dengan kemudahan yang membantu serta diterbitkan oleh semua bank yang ada di Indonesia termasuk BPR. Hal ini dilakukan untuk mengakomodir permintaan masyarakat ekonomi menengah ke bawah yang ingin menabung di bank, tapi tidak mampu melampau batas dan syarata perbankan selama ini.

Wiyoto dalam kesempatan ini juga mengungkapkan, saat ini Indonesia menjadi negara yang terendah saving rate-nya dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya. ‘’Saving rate kita hanya 24-25 persen saja dan itu yang terendah di ASEAN,’’ tambahnya.

Targetkan Rp100 Miliar
Direktur Utama PT Bank Riau, Erzon menargetkan akan mampu menghimpun sedikitnya Rp100 miliar dalam tahun pertama pencanangan gerakan ‘’Ayo Menabung’’ yang diberi nama TabunganKu. Target tersebut nantinya juga akan disalurkan kembali dalam bentuk kredit lunak bagi masyarakat kecil dan menengah.‘’Target kita tahun ini, minimal Rp100 miliar. Kita yakin itu tercapai,’’ ungkapnya.Riaupos.com

0 komentar: